
Saya sebenarnya sudah tidak tertarik lagi untuk posting tentang caleg. Tapi sewaktu saya nonton berita di televisi tentang kejadian ini, saya tidak bisa menahan jari-jari saya untuk menulis dan turut serta mengutuk.
Caleg yang secara terang-terangan mempermalukan dirinya di hadapan Tuhan dan sesama manusia ini bernama Haji Miftahul Huda. Dia itu caleg asal Tulungagung, Jawa Timur. Tidak perlu saya sebutkan dia dari partai mana karena tindakan memalukan ini sifatnya personal. Ceritanya lengkapnya begini…
Waktu masa kampanye, si Miftahul ini (gelar haji-nya tidak usah saya tulis) menyerahkan sumbangan ke sebuah masjid di RT 2 RW 2 desa Majan, Tulungagung. Sumbangan yang berupa bantuan bahan bangunan itu tidak tanggung-tanggung, terdiri dari 2000 batu bata, 10 sak semen dan satu truk pasir.
Eh, tau tau pas pengumuman hasil pemilu, ternyata jumlah suara yang si Mifta peroleh di RT 2 RW 2 desa Majan itu cuma 29 biji saja. Sangat jauh dari harapan.
Tapi dasar niatnya menyumbang ke masjid memang bukan karena Allah tapi untuk jadi caleg semata, maka sumbangannya pun ditarik lagi. Lewat berita di televisi itu saya melihat ada dua mobil truk yang ditugaskan oleh si Mifta untuk mengangkut batu bata, semen dan pasir.
Namun sayang, si Mifta tidak hadir di acara “penarikan” sumbangan itu. Dia cuma mengutus salah seorang anggota tim suksesnya dan beberapa orang tukang untuk memikul barang sumbangannya ke mobil.
Tercela.
Memalukan.
Laknatullah!








wah, hampir sama kasus yang saya baca kemarin vin, ada caleg yang ambil kembali mesin pompa air di mushola (rencana awalnya mau bikin t4 wudhu), padahal pompa airnya sudah dipake selama 3 minggu, so…akhirnya masyarakat setempat kembali ke selera asal….wudhu di sungai!
salam kenal bro!
Mau gimana lagi, Indonesia udah ancur mentalnya. Caleg kayak gini jumlahnya ga sedikit, cuma yang lain pada ga diekspos aja.
Hihihi.. makin kacau aja yah negara kita? Mungkin perlu 200 tahun lagi baru Indonesia bisa semaju Singapur
Ketua KPK saja pembunuh, bagaimana caleg2 ya??????
Halo semuanya thanks untuk komentarnya yah
@Fikar : wah..wah..wah.. ternyata bukan cuma satu yah caleg macam begitu. Kenapa mi kodong ini negaraku?
@Rustan : Yup. Saya setuju banget Bung. Salam kenal.
@Mbak Sri : hehhee.. apa kabar Mbak kok baru nongol lagi? Apa? 200 tahun? Wah artinya cuma Mbak Sri dong yang bisa menyaksikan Indonesia saat itu. Highlander banget yak??? hehehe
@Ardi : Anda benar-benar tajam, lugas dan pedas. hahaha…
Orang2 spt inilah diperlihatkan lagi oleh Alloh SWT watak aslinya kepada khalayak umum ( Alloh mempermalukan mereka )..Dan memang karena niatnya menyumbang bukan karena Alloh SWT maka dia tdk jadi anggota legislatif…TIDAK AKAN JADI !!!
Semoga calon caleg dimasa depan jangan seperti ini,sangat memalukan sekali!!!