Home » Ngalor Ngidul

Ngalor Ngidul

TIME TRAVEL Marketing: Salah Kaprah Mengikuti Trend

Kemarin saya dan istri main ke mall. Istri saya tertarik dengan barang display sebuah stand yang menjual hijab. Kami masuk ke stand itu. Penjaganya seorang Ibu berusia kira-kira separuh baya. Rambutnya teruntai lurus, sebagian sudah memutih. Kulit wajahnya sudah dihiasi kerutan yang seolah mengukir banyak pengalaman manis dan pahit kehidupan ...

Read More »

Dialog Dengan Tikus yang Kujebak Dengan Lem Tikus

Suatu malam, waktu saya sedang nonton tivi di kamar tidur, sekonyong-konyong saya melihat sekelebat bayangan hitam dari bawah meja tivi melesat cepat ke kolong lemari pakaian. Bentuknya hampir bulat, warnanya hitam dan berbulu seperti tikus. Ya, itu memang tikus! Jujur saking kagetnya saya sampai berdiri di atas ranjang! Semalaman perasaan ...

Read More »

Anda Takut Berbisnis? Selamat! Anda Sudah Ada di Jalan Yang Benar!

Jumlah pengangguran di Indonesia makin hari makin bertambah. Perguruan tinggi melahirkan jutaan pengangguran setiap tahunnya dan anehnya, jutaan anak muda lulusan SMA juga berlomba-lomba masuk perguruan tinggi untuk dijadikan pengangguran dalam beberapa tahun ke depan. Ironis. Lalu kemudian muncullah banyak seminar wirausaha yang menyuntikkan semangat untuk para anak muda agar ...

Read More »

Sinetron Indonesia VS Drama Korea

Di tengah meroketnya popularitas drama Korea di stasiun-stasiun televisi di Indonesia, saya sebagai orang Indonesia sedikit merasa tersinggung. Bukan cuma gara-gara kesempatan saya menonton acara berita terganggu karena istri saya yang doyan pindah channel ke drama Korea, tapi ini lebih kepada rasa nasionalisme saya. Memangnya ada apa dengan sinetron kita? ...

Read More »

Dari ‘Dek’ ke ‘Pak’

Mungkin karena berkali-kali ketemu pedagang terompet tahun baru selama dalam perjalanan ke SPBU, membawa alam bawah sadar saya tersugesti tentang betapa cepatnya waktu berjalan tanpa terasa. Ujung-ujungnya saya yang jadi sensi sendiri waktu pelayan SPBU bertanya dengan nada suara khas yang dipaksakan sesopan mungkin, “Mau diisi berapa liter, PAK???” PAK??? ...

Read More »

Makassar Tidak Kasar

Siang ini saya saya berkunjung ke situs Anging Mammiri – Tempat Kumpulna Blogger Makassar dan saya tertarik untuk ikut berpartisipasi dalam lomba nge-blog yang diadakan Anging Mammiri bekerjasama dengan Blogdetik. Yang dilombakan adalah artikel yang bertema Makassar Tidak Kasar. Mudah saja untuk saya menjelaskan bagaimana tidak kasarnya Makassar karena saya ...

Read More »