Home » Blogging Tips » 5 Kelebihan dan 5 Kekurangan Oneplus One

5 Kelebihan dan 5 Kekurangan Oneplus One

Kemarin sambil nunggu imsak saya iseng-iseng nulis tentang pengalaman saya mengejar smartphone Oneplus One sampai ke Bandung dan Jakarta. Nah, sambil menunggu imsak kali ini saya mau cerita sebenarnya apa saja kehebatan Oneplus One yang bikin saya kepincut setengah mati. Saya juga akan menjelaskan apa saja kekurangan Oneplus One yang saya rasakan selama menggunakannya.

Sebenarnya, Oneplus One launching bulan April 2014. Sudah lama. Bahkan akhir Juli 2015 nanti sudah bakal keluar Oneplus Two. Lalu kenapa saya baru memiliki Oneplus One sekarang? Ada dua faktor penyebabnya.

Pertama, sejak launching sampai bulan Januari 2015, Oneplus One cuma bisa didapat secara ekslusif melalui undangan dari pengguna. Jadi pada rentang April 2014 sampai Januari 2015 itu Anda cuma bisa membeli Oneplus One kalau dapat invitation dari orang yang sudah membeli. Saya memang mendapatkan undangan beberapa kali, tapi untuk akikahan dan kawinan.

Kedua, setelah Oneplus One dijual bebas pada Januari 2015, saya membutuhkan waktu untuk melihat bagaimana review pengguna smartphone ini di situs-situs gadget dan di forum-forum. Setelah beberapa bulan observasi, akhirnya saya memutuskan untuk membeli Oneplus One. Walaupun barangnya masih belum ada di Makassar.

Tidak lama lagi Oneplus Two bakal nongol. Kalau Anda mau nunggu Oneplus Two alangkah lebih bagus lagi. Pasti butuh waktu untuk barangnya ready di Lazada. Tapi dengar-dengar Oneplus Two bakal pake prosessor Snapdragon 810 yang selama ini dikenal cepat panas. Mungkin dia emosian. Mudah-mudahan gosip itu tidak benar. Sony Z3 Compact saya pake Snapdragon 810 dan kalo dipake agak lama langsung demam tinggi. Karena sering demam itulah makanya dia saya pecat tanpa pesangon!

Soal spesifikasi, Oneplus One bisa disejajarkan dengan HTC M9, Samsung Galaxy S6 dan Nexus 6 dengan harga HANYA SETENGAH-nya. Kalau dibandingkan dengan iPhone? Maaf-maaf saja, iPhone bukan tandingan Oneplus One.

Berikut spesifikasinya:

  • Prosesor pake Snapdragon 801 CPU
  • RAM-nya: 3 Gb (iPhone 6 yang harganya 9 juta lebih cuma memberi 1 Gb saja)
  • Layar 5.5 inch
  • Grafisnya pake Adreno 330 GPU
  • Baterai 3100 mAh (iPhone 6 yang harganya 9 juta lebih cuma memberi 1810 mAh)
  • Kamera: saya lupa berapa Megapixel (saya tidak peduli megapixel karena untuk membuat foto yang bagus dari kamera HP saya cuma butuh cahaya yang cukup)
  • Fitur fast charging (dua jam charge sudah full)
  • Mendukung 4G LTE (saya sudah pakai 4G. Kecepatannya jauh di atas kecepatan bentor manapun!)

Baiklah kawan-kawan dan handai taulan, saya akan menjelaskan kelebihan dan kekurangannya sekarang yah.

Tunggu. Seruput kopi dulu. Nanti keburu imsak.

Serrrruppppppttt… AAAhhhhhhh….

Oke, Jadi Inilah Kelebihan Oneplus One

1. Tidak Panas

Cyanogen adalah produsen yang sangat mengerti kebutuhan penggunanya, makanya kita dikasih prosesor Snapdragon 801. Kenapa bukan Snapdragon 810 yang dipake sama smartphone lain yang harganya mengoyak kantong? Karena eh karena Snapdragon 810 terbukti mengeluarkan panas berlebih (overheat). Dengan prosesor Snapdragon 801 ditambah settingan yang tersedia, Anda tidak perlu khawatir dengan overheating.

2. Kinerja Bisa Diatur Sesuai Kebutuhan

Oneplus ini dibuat dengan banyak pilihan setting untuk memudahkan kita menyesuaikan dengan kebutuhan. Yang bikin saya tertarik adalah adanya setting untuk mengatur kecepatan prosesor untuk disesuaikan dengan keinginan saya.

Oke, itu bisa dilakukan smartphone mana saja asalkan dilakukan rooting. Tapi rooting itu membuat garansi tidak berlaku lagi. Di Oneplus One fitur ini sudah ada tanpa harus rooting.

Karena saya membutuhkan Oneplus One untuk menunjang pekerjaan sambil sedikit haha hihi di medsos dan aplikasi chat, maka saya perlu menurunkan kecepatan prosesor saya supaya baterai saya bisa bertahan sampai dua hari.

Tapi ketika saya lagi pengan main game-game yang berat,  saya bisa mengatur kinerja prosesor menjadi maksimal. Seenak saya ajalah.

Settingan saya yang saya sesuaikan dengan kebutuhan saya.

Settingan saya yang saya sesuaikan dengan kebutuhan saya.

Settingan CPU Governor

Settingan CPU Governor

Settingan I/O Scheduler

Settingan I/O Scheduler

Settingan kecepatan prosesor sesuai kebutuhan.

Settingan kecepatan prosesor sesuai kebutuhan.

Tapi ingat, fitur ini cuma ada di operating system Android ketika Anda membeli Oneplus One. Ketika Anda update OS, fitur ini hilang. Jadi kalau Anda sangat membutuhkan fitur ini, masuklah di settingan privacy dan matikan update system notification.

3. Harga Murah Meriah

Harga Oneplus One cuma setengah dari smarphone lain dengan spesifikasi serupa. Menggunakan Snapdragon dan RAM 3 GB tapi harga cuma 3 jutaan? Itu gila!

Kenapa Oneplus One bisa semurah ini? Karena Cyanogen tidak menghamburkan budget besar-besaran untuk iklan. Cyanogen tidak mengambil resiko untuk melawan pemain-pemain besar seperti Apple dan Samsung yang jor-joran di iklan yang akhirnya membuat penggunanya harus “mengganti biaya iklan” itu. Tapi Cyanogen berusaha mengalahkan mereka dengan membuat produk yang mudah disesuaikan dengan kebutuhan penggunanya.

miradi_skin_care

Saya yakin suatu hari nanti Oneplus akan menjadi smartphone yang terkenal. Tapi itu butuh waktu sangat lama karena kebijakan marketing mereka ini.

4. RAM 3 GB

Fitur lain yang saya suka adalah RAM yang 3 GB (sama dengan HTC One 9 dan Samsung S6). Perpaduan antara Snapdragon 801 dan RAM 3 GB menghasilkan kinerja yang tidak panas tapi tetap cepat. iPhone 6 cuma memberikan penggemarnya 1 GB saja, tapi harganya hampir 3 kali lipat lebih tinggi.

5. Baterai 3100 mAh

Kapasitas baterai yang 3100 mAh sudah tepat untuk sebuah smartphone dengan layar 5.5 inchi. Bayangkan Samsung S6 yang layarnya 5.1 inchi baterainya cuma 2550 mAh dengan harga dua kali lipat lebih tinggi! Bayangkan Samsung Galaxy Edge yang layarnya lebih besar (5.6 inchi) tapi justru kapasitas baterainya lebih kecil (3000 mAh) tapi harga dua kali lipat lebih. Paling parah lagi-lagi si iPhone 6 yang cuma kasih baterai 1810 mAh tapi meminta ‘tebusan uang’ sebesar hampir 10 juta! Pucing pala barbie…

Dengan data-data yang ada ini, kita diajak untuk introspeksi diri: sebenarnya apa yang kita cari dari sebuah smarphone dalam kehidupan kita yang fana ini?

Dalem….

Sayangnya, Inilah Kekurangan Oneplus One

1. Susah Didapat

Saya ampun-ampunan mencari Oneplus One sampai ke Bandung dan Jakarta. Ujung-ujungnya juga beli online di Lazada. Di sana harganya lebih murah daripada toko di Jakarta. Selisihnya 600 ribu. Mungkin bagi Anda 600 ribu jumlah yang sedikit dan memang saya setuju nominalnya kecil. Tapi dari sudut pandang pedagang, duit 600 ribu kalau saya pakai beli barang dagangan nantinya bisa beranak sampai puluhan juta.

Ini bukan pelit lho ya, ini murni masalah mindset.

2. Kamera

Untuk Anda yang suka selfie, saya tidak menyarankan Oneplus One. Kamera depannya terlalu noise dalam kondisi minim cahaya. Jangan tanya saya tentang berapa megapixel kamera depannya, karena karena itu bukan menandakan kualitas foto. Megapixel itu menggambarkan seberapa besar ukuran foto Anda nantinya. Jadi, kalau foto-foto selfie Anda mau dicetak jadi baliho, saya tidak menyarankan Oneplus One. Mending Anda membeli smartphone lain yang harganya jauh lebih mahal karena megapixel mereka memungkinkan foto selfie Anda dicetak sebesar baliho.

Tapi kalau foto Anda tidak akan dipampang dalam bentuk baliho, barulah saya menyarankan Oneplus One.

Untuk saya pribadi, saya tidak bisa mengandalkan kamera dari smartphone ini. Untuk urusan foto, saya mempercayakan semuanya kepada Fuji X-T1.

3. Charger-nya Tidak Bisa Diajak Gaul

Charger Oneplus One

Charger Oneplus One

Charger Oneplus One menggunakan charger yang dibuat khusus untuk memaksimalkan fitur fast charging-nya. Di buku manualnya ditulis bahwa kerusakan akibat tidak menggunakan charge original tidak akan ditanggung garansi.

Jadi kalau misalnya Anda sedang lobet di jam kerja dan mau pake power bank, ya mesti pikir-pikir lagi. Atau misalnya mau pinjam chargeran teman, ya mesti mikir-mikir lagi. Lama-lama rambut Anda rontok semua karena keseringan berpikir masalah chargeran.

Saya sendiri tidak pernah mencoba pakai power bank dari smatrphone jadul saya sekalipun. Sudah banyak keluhan di forum-forum tentang kerusakan yang diakibatkan power bank. Kalau saat ini Anda masih pakai power bank dan handphone Anda masih baik-baik saja ya alhamdulillah. Tapi gunakan di saat yang benar-benar penting bin genting.

4. Membutuhkan Pembelajaran

Oneplus One memiliki banyak sekali opsi untuk diutak-atik untuk menyesuaikan kinerjanya dengan kebutuhan penggunanya. So, ini akan membutuhkan sedikit learning curve. Saya membutuhkan beberapa hari untuk browsing sebelum akhirnya berhasil menemukan settingan yang tepat untuk menduaharikan daya tahan baterai saya.

Bila Anda tipikal orang yang malas ribet dan mau langsung pake saja, Anda tidak akan mengerti apa bagusnya Oneplus One. Keindahannya justru terletak pada keribetannya. Kita mempelajari beberapa hal baru untuk bisa memaksa si smartphone bekerja sesuai kemauan kita. Bukan sebaliknya, kita yang dibuat ngomel-ngomel karena sang smartphone kita panas dan cepat lobet.

Kita adalah manusia. Manusia adalah mahluk paling mulia di alam semesta. Saya rasa tidaklah berlebihan kalau kita berusaha untuk sedikit lebih cerdas dari sebuah benda bernama telepon.

5. Susah Dijual Ulang

Membeli Oneplus One artinya harus siap memilikinya selamanya. Entah dia atau Anda yang mati duluan, Anda akan menjalani hidup bersamanya untuk waktu yang lama. Kecuali bila Anda mau mati-matian menjelaskan ke calon pembeli Anda yang juga bakal mati-matian menolak.

Toko mana yang mau ambil resiko menjual smartphone bekas yang merknya tidak pernah didengar orang?

Orang mana yang mau membeli smartphone bekas yang merknya tidak dijual di toko?

Lingkaran setan kegagalan marketing. Begitulah kira-kira saya menamakannya seenak saya.

Jadi begitulah kelebihan dan kekurangan Oneplus One. Tentu saja tidak ada smartphone yang sempurna di luar sana. Dengan menentukan pilihan berdasarkan kebutuhan kita masing-masing dan besarnya budget yang ingin kita hamburkan, tentunya kita akan menemukan smartphone yang paling bagus untuk kita pribadi. Jangan membeli sesuatu hanya karena banyak orang lain memilikinya. Belilah smartphone yang terbaik untuk Anda, bukan yang terbaik untuk orang lain.

Dan seperti halnya memilih pasangan hidup, gunakanlah akal dan hati Anda dalam memilih smartphone, bukan nafsu belaka. Itulah gunanya puasa, melatih kita menahan nafsu.

Ngomong-ngomong soal puasa, sebentar lagi imsak!!!

Saya balik ngopi lagi ya. Thanks sudah baca. Mudah-mudahan bermanfaat.

Serrrruppppppttt… AAAhhhhhhh…. 

5 comments

  1. nyesel banget bacanya….ini dah yg dibilang racunnn….racunnn. Hahahaha.
    anti mainstream n anti alay nih.

  2. Maaf, komentar terlambat. Tetapi, saya senang menemukan artikel Anda. Sangat menarik. Apalagi, ada tambahan info untuk OnePlus yang akan datang. Ini membuat informasi Anda benar-benar bermakna. Informasi pengalaman seperti Anda tulis sangat membantu mereka yang ingin membeli handphone sama atau untuk pertimbangan membeli handphone lain. Terima kasih.

  3. kalo iphone memang ram nya kecil bang, tapi untuk multi tasking masih bisa seimbang dgn android yg 3gb, entahlah knapa bisa demikian,
    kita org cuma pake aja ga paham, masalah teknis nya

  4. saya pengguna baru oneplus 3, beda jauh ya dengan pendahulunya, jauh lebih fleksibel dan benar2 awet batre

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*