Bagaimana Cara Menulis Artikel di Blog Supaya Menarik

Sekarang sudah banyak orang yang membuat blog dan meramaikan jagat raya internet. Blogger-blogger baru lahir setiap harinya dan tulisan-tulisan mereka makin lama makin nyaring terdengar. Ini fenomena yang bagus sekali dan patut didukung oleh semua pihak. Pesatnya 'angka kelahiran' blogger ini bisa kita jadikan bukti pada semua orang di dunia bahwa kita tidak buta teknologi, kita bukan bangsa bodoh yang bisa seenaknya digunting bibirnya seperti yang terjadi pada Sumyati TKW asal Indonesia di Arab sana.


Menulis artikel untuk diposting ke dalam blog akhirnya menjadi kebiasaan banyak orang. Saya jadi ingat masa-masa awal ngeblog saya dulu yang segitu semangatnya menulis artikel sampai tidak punya waktu buat Drew Barrymore. Akhirnya dia terpaksa kembali ke pergaulan selebritis Holywood sementara saya masih belum bangun dari mimpi siang bolong di atas becak...


Lho kok saya ngelantur ya? Oke kita lanjut!


Nah, hari ini saya mau berbagi tips tentang bagaimana cara menulis artikel di blog agar menarik pembaca untuk datang. Tipsnya cukup sederhana tapi seringkali lupa dilakukan ketika sudah asik menulis di depan komputer. Ya namanya menulis itu adalah keterampilan, makin sering latihan makin bagus. Saya ngomong begini bukan berarti saya jago nulis, justru ini saya sedang latihan, kamu aja yang nongol. Hahaha...


Nah berikut ini saya coba simpulkan beberapa hal yang mesti dihindari dalam menulis artikel, sebagai bagian dari tips bagaimana cara menulis artikel di blog seperti yang saya janjikan di atas:


Sibuk bicara tentang diri sendiri: nda penting bagi orang lain


Perlu disadari bahwa membuat artikel di blog itu beda dengan menulis status di Facebook. Di Facebook, para pembaca status kamu memang niatnya dari awal cuma iseng atau sekedar mau becanda sama teman-teman. Di status Facebook, kamu bisa nulis, "hooaaah, ngantuk bangetssss..." dan tidak akan ada yang protes.


Berbeda dengan blog yang pengunjungnya datang karena mereka mau nyari informasi. Mereka bukan teman kamu, bukan juga sanak keluarga kamu. Kamu harus ngasih informasi yang berguna buat mereka. Berbagi ilmu apa saja yang kamu tau walaupun itu ilmu yang sangat sederhana. Apa mereka akan tertarik membaca ketika kamu menulis artikel dengan judul "Hooaaah, ngantuk bangetssss..."? Tentu saja mereka tidak tertarik. Ketika artikel kamu menjadi tidak penting bagi mereka, tinggal menunggu waktu sampai semua bagian blog kamu ikut menjadi tidak penting bagi mereka.


Oke oke oke, sebagian orang memang masih menggunakan blog sebagai tempat curhat seperti diary. Banyak sekali blog kayak gini sekarang. Utamanya para ABG labil -- ada juga artis yang anggota DPR yang suaminya penyanyi rock 80-an tapi kok saya lupa namanya ya.. :) -- yang curhat soal masalah-masalah pribadinya di blog. Sini saya kasih tau ya: blog itu bisa dibaca semua penduduk bumi. Kalo kamu curhat di situ, sama saja dengan menceritakan ke semua penduduk bumi betapa lemahnya kamu dalam menghadapi masalah pribadimu sendiri. Jadi plis deh, nda usah berusaha terlalu keras untuk melakukan sesuatu yang bakal disesali di kemudian hari. Mulailah menulis untuk membagi sesuatu dengan para pembaca, bukan untuk dibagikan rasa iba oleh mereka.


Gaya bahasa: terlalu resmi atau terlalu santai


Blog bersifat lebih personal dibandingkan situs atau website. Jadi sebaiknya dihindari menggunakan kata-kata yang terlalu resmi sehingga terkesan kaku. Sini saya coba kasih contoh dua paragraf sebagai contoh gaya bahasa terlalu resmi dan gaya bahasa terlalu santai yang biasa saya temui di internet.


Terlalu resmi: Aku ingin tahu apakah sebenarnya perbedaan blog dengan situs. Ketika diriku berada di perpustakaan kemarin, akhirnya kutemukan jawabannya. Tapi hari ini aku lupa lagi...


Terlalu santai: gw pgn tau bedax blog m situs paan seeh? eh pas gw lg di perpus kemaren gw nemu bukux. Tp busyet har3 ni gw lup@ lg anj*******ng!!!!


Sebaiknya gaya bahasa yang digunakan di blog adalah gaya bahasa yang santai tapi masih menganut kaidah bahasa yang baik. Kamu bisa mengubah beberapa kata menjadi lebih personal misalnya aku menjadi saya, anda menjadi kamu, tahu menjadi tau, dll. Tapi jangan menulis dengan huruf macam-macam: saiya, k4mu, t@u... Jangankan saya, baca begituan mah Google juga garuk-garuk kepala...


Judul blog: nda konek sama isi blog


Dulu blog ini saya beri judul  "Sebuah Etalase Karya" karena saya berpikir itu judul yang keren, cukup puitis walau rada narsis. Tapi seiring perjalanan waktu karena saya lebih sering menulis tentang bagaimana cara membuat blog, jadinya pembaca saya bingung, "Mana etalasenya, ya?"


Itu namanya Jaka Sembung bawa golok. Nda nyambung judul blog!


Setelah mengganti judul dengan Ngeblog Bareng Elvin Miradi akhirnya menjadi lebih jelaslah mau ngomong apa blog saya ini. Jumlah pembaca juga meningkat tajam. Kalo misalnya saat ini blog kamu masih sedikit pengunjungnya, coba perhatikan judul blog kamu apakah sudah mencerminkan tema utama blog kamu. Kalo belum, maka segeralah kau bertaubat, anak muda...


Terlalu serius tanpa humor sama sekali


Nyantai aja sama pembaca blog kamu. Mereka bukan tim penguji skripsi yang sedang mencari-cari kesalahan kamu. Cairkan suasana dengan sedikit-sedikit melucu supaya pembaca kamu juga lebih rileks. Dalam kondisi hepi dan rileks, pembaca kamu bisa menyerap informasi yang kamu sajikan dengan lebih baik.


Kalo kamu kurang suka humor juga nda apa-apa. Tetaplah menulis dengan serius seperti pak guru jaman sekolah dulu. Toh masih ada ratusan juta penduduk bumi lainnya yang juga tidak suka bercanda yang bisa menjadi pembaca setia blog kamu, kan? Pokoke internet nda ada matinya deh!!!


Tidak melakukan promosi blog di jejaring sosial


Semua orang sudah tau: kalo punya blog, promosikan di Facebook atau Twitter atau jejaring sosial lainnya. Orang yang bukan blogger saja tau teori itu ada. Basi!


Yang menjadi masalah kemudian adalah kebanyakan blogger pemula merasa malu untuk mempromosikan blognya di jejaring sosial. Bermacam-macam alasan dikeluarkan mulai dari kurang percaya diri, takut dicap sok tau internet, minder sama blognya yang menurut dia masih kurang berbobot, malu karena keteknya bau dan seribu enam ratus tujuh puluh delapan alasan lainnya!


Terutama bagi yang melakukan Blog Monetizing, promosi blog tidak harus selalu melulu identik dengan off page SEO, link building dan adwords. Mungkin memang memasang link blog di status Facebook kita tidak akan menambah indexed page di blog itu, tapi arus traffic bisa datang dari mana saja dari tempat yang tidak terduga. Jadi bisa dikatakan arus traffic = rejeki kan?


Jangan malu untuk mempromosikan blog kamu di jejaring sosial. Mungkin memang bakal ada yang mengolok-olok, apalagi kalo kamu masih blogger pemula dengan kantong bolong. Tapi sabar saja. Memburu dollar lewat blog bukan melulu tentang seberapa keras kamu bekerja, tapi (menurut pengalaman saya) lebih tentang seberapa kuat kamu bisa bertahan dengan pekerjaan sebagai blogger, di saat banyak orang-orang di sekitar kamu yang berusaha menarikmu keluar dari dunia maya yang sebenarnya jauh lebih nyata dan adil daripada dunia nyata yang mereka kenal.


Majulah terus blogger Indonesia!

Share:

13 komentar

  1. Wah, mantep Bang Epping postingannya selalu bikin ngakak wakakakak...

    pengen sih aku nambahin humor tp takut garing gimana dong bang? Kursus di mana tuh? wkwkwkwk.....

    ReplyDelete
  2. @Stephen: halo Stephen pa kabarnya bro? Masih sering posting nda? :) Kalo menurut saya sih tambahkan saja humor tanpa takut bakal garing ato tidak. Lucu itu kan relatif. Nda semua orang suka ma Tukul. Saya nda suka pelawak Kirun karena Kirun nda lucu tapi ternyata banyak penggemar ludruk yg suka Kirun di desa-desa di Jawa sana.. Intinya, kita tidak bisa membuat semua orang puas, so... maju aja!!!! Oke? ;)

    ReplyDelete
  3. hahaha, sbnarnya nda pa2ji iya nulis di blognya tentang curhatannya, asalkan tulisannya semua yg bs bikin somanga'. Misalnya, "Asik banget hari ini dapat 10 job review @ 50$..." :D

    ReplyDelete
  4. @Pancallok: Nah, betul.. Kalo curhat begitu mah asik bisa bikin yang baca langsung tancap gas kerja, hehehe... Saya setuju, kalo mau curhat yang hepi2 saja, supaya pembaca dapat energi positif kalo membacanya. Betul,betul,betul? :)

    ReplyDelete
  5. mantap tips bro....baru saya tau....klo ada etika penulisan dalam blog....ternyata menulis di blog tidak sama dengan menulis makalah, skripsi, dll....thanx atas tipsnya, ini sangat membantu saya dalam belajar menulis di blog....salam kenal brother....

    ReplyDelete
  6. @Ojimori: Salam kenal, Ojimori. Thanks sudah mampir ke blog saya. Iya, setau saya memang harus beda gaya penulisan di blog dengan di tempat lain. Di blog kita harus tampil seolah berbicara pada pembaca. Itu letak kesulitannya dan sekaligus jadi tantangan yang menarik.

    ReplyDelete
  7. makasih banyak bro semoga tulisan ini bermanfaatnya bagi saya sebagai orang yang baru belajar blog....moga tambah lancar.amiin

    ReplyDelete
  8. salam kenal..
    tadinya saya nyari contoh undangan tardidi lewat google, tak dinyana malah nyasar kesini..
    fun ya blognya.. bermanfaat buat saya yang baru belajar menulis di dunia yang lagi naik daun ini.. ;)

    ReplyDelete
  9. O ya Mas Apink..saya org awam neh..sebagai org awam kadang kita2 ini juga bingung melihat tampilan baner dll yg rame banget..gimana caranya supaya para Bloger ini menampilkan halaman yg tidak begitu membingungkan dan lebih lebih tepat sasaran..kadang kita2 ngeklik page2 yg kadang malah ga ada hubunganya dgn isi loger itu sendiri..segitu aja dl mas apink..

    ReplyDelete
  10. blog yang menarik...
    saya jadi kepikiran mau menjadikan blog sebagai mata air finansial...
    ada beberapa hal yang mengganjal bang...
    1. bagaimana step by step menjadikan blog kita jadi penghasil dollar?
    2. hal hal apa saja yang haruys disiapin? atau ada software tertentu?
    3. apakah blog yang udah ada bisa ditransformasi menjadi blog penghasil dollar? ato musti bikin blog baru lagi?

    banyak banget yang pengen saya tanyain, cuman kalo ditanyain di forum ini, jadi keliatan banget bodoh-nya saya...
    minta alamat email dan/atau hape bang elvin miradi dong, minta tolong kirimin ke email saya bang, atrofu@yahoo.co.id atau atrofu@gmail.com.
    makasih bang elvin...

    ReplyDelete
  11. pertanyaan saya sm ama atrofu yg dh comment dblog anda....tlg djwb ke email sy....sy tggu y mas???mkch bgt sblmny...diyah.sweety88@gmail.com

    ReplyDelete
  12. Salam kenal sungguh saya sangat terbantu, dengan belajar banyak di artikel blog ini. Thanks

    :)
    Salam sukses

    ReplyDelete