Bagaimana Membeli Link yang Oke Buat SEO

Dalam SEO, jual beli link sudah menjadi makanan sehari-hari. Persaingan link building sudah jauh berbeda dibanding beberapa tahun yang lalu. Mungkin sekarang kamu blogger baru yang belum butuh (baca: belum mampu) membeli link dari blog lain, tapi percayalah suatu hari nanti kamu akan melakukannya, terutama bagi kamu yang bermain affiliasi ataupun yang punya produk sendiri. Untuk urusan membeli link, ada beberapa hal yang perlu kamu perhatikan:



1. Mencari Blog


Ini proses yang paling memakan waktu sebelum kita memutuskan untuk membeli link. Ada banyak sekali blog di internet dengan beragam kualitas dan harga link. Kamu perlu menetapkan budget yang tepat dan jangan takut untuk membayar link sedikit di luar budget untuk blog yang berkualitas.


Kamu bisa bertemu dengan pemilik-pemilik blog yang mau menjual link lewat forum-forum webmaster. Forum yang saya sarankan adalah Digital Point, V7N, Site Point dan Warrior Forum. Di sana kamu bisa menuju bagian link sales dan mencari penawaran terbaik yang sesuai kebutuhan.


Tanpa lewat forum kamu bisa mencari blog-blog berkualitas melalui search engine dan menghubungi pemiliknya lewat halaman kontak email.



2. Pastikan Topik Sama


Ini hal yang paling krusial dalam membeli link. Kamu harus memastikan bahwa topik atau niche blog kamu dengan blog yang akan kamu beli link-nya adalah persis sama. Misalnya kamu punya blog tentang Mesothelioma, maka carilah blog yang memang spesifik berbicara tentang Mesothelioma dan bukan sebuah blog yang bersifat umum membicarakan Mesothelioma yang dibahas bersama penyakit-penyakit lainnya. Pastikan topik blog mereka harus benar-benar sama dengan topik blog kamu.



3. Jangan Selalu Mendewakan Page Rank


Banyak blogger yang rela mati demi sesuatu bernama Page Rank (PR). Boleh saya katakan di sini bahwa blogger yang cuma mikir soal Page Rank adalah blogger dengan jam terbang masih minim yang belum melihat hutan rimba internet dari dataran yang agak tinggi. Bukannya saya sombong, tapi kalo mau maju, berhentilah berpikir tentang Page Rank, Page Rank dan Page Rank. Mulailah berpikir seperti selayaknya webmaster sukses: traffic, traffic, dan traffic!!!


Lebih penting untuk kita mempertimbangkan trafik dari blog yang akan kita beli link-nya dibanding mempermasalahkan PR-nya. Traffic bisa dipantau dari ranking Alexa blog tersebut walaupun ranking Alexa nda bisa menjelaskan segalanya. Kalo mau info lebih lengkap soal traffic-nya, mintalah data dari Google Analytics.


Frekuensi blog tersebut di update juga lebih patut dipertimbangkan daripada sekedar masalah Page Rank. Blog yang di update secara teratur selalu bisa diandalkan dalam link building untuk SEO. Kalo ternyata ada beberapa blog yang traffic-nya bagus dan di-update secara teratur semuanya, maka kamu harus memilih lebih detail dengan mengamati kualitas artikel di dalamnya.



4. Usia Domain


Berapa lama umur domain sebuah blog sangat berpengaruh sebelum kita memutuskan untuk membeli link di blog itu. Semakin tua usia blog semakin bagus, tapi jangan lupa untuk mengecek domain history-nya untuk melihat sudah berapa kali domain ini berpindah tangan? Apakah domain ini sejak dulu sudah ditangani oleh pemilik blog yang sama? Apakah domain ini adalah expired domain yang baru beberapa minggu dikelola oleh si penjual link? Ini semua bisa kamu cek lewat situs-situs domain checker yang jumlahnya banyak sekali di internet. Salah satu favorit saya adalah di sini. Tapi untuk mendapatkan data-data spesifik kamu harus bayar untuk dapat akses premium.



5. Harga dan Budget


Saat ini banyak blogger yang jualan link dengan patokan harga yang nda jelas. Kadang ada beberapa blog dengan kualitas yang hampir sama tapi harganya beda jauh. Ketika hal ini terjadi, kemampuan negosiasi mutlak diperlukan. Tapi saya belum sempat membahas tentang jurus-jurus negosiasi karena itu merupakan skill yang mesti dipelajari sendiri-sendiri dan seiring bertambahnya jam terbang maka kemampuan itu akan semakin terasah.


Yang jelas kamu harus siap-siap untuk heran dengan harga-harga link yang beraneka ragam tanpa standar yang jelas. Tentunya kemampuan kamu untuk menganalisa kualitas sebuah blog (seperti yang sudah saya ajarkan di atas) akan sangat diperlukan untuk mencegah kamu kena tipu. Tapi jangan lupa, kalo suatu hari kamu ketemu dengan blog yang topiknya sama dan kualitas blognya sangat tinggi, jangan pelit untuk membayar lebih dari budget yang sudah kamu anggarkan. Karena menurut pengalaman saya pribadi, pemilik blog yang kualitasnya tinggi nda sering menjual link, mereka hanya menawarkan link ketika salah satu spot link di blog mereka nda diperpanjang kontraknya oleh klien mereka. Jadi ketika berhadapan dengan situasi seperti ini, langsung sikat dan jangan pelit sama blog kamu sendiri.


Terus tau dari mana kalo blog itu berkualitas tinggi?


Astaga, apa kamu dari tadi nda nyimak ? Dari tadi saya ngomong apa?

Share:

8 komentar

  1. hehe...
    sangat menikmati belajar Blog disini Om....
    banyak nambah waawasan dan Info tentang Dummy dan Beli link...
    sangat padat dan jelas sekali om...
    makasih dah di share....

    ReplyDelete
  2. Makasih mas infonya sangat membantu, bwt tambah wawasan tentang jual beli blog. Klo bisa diinfokan mas, bagaimana menilai harga link? Sebab banyak sekali site penilai harga suatu website / blog di dunia maya tapi berbeda beda hasilnya.

    ReplyDelete
  3. Justru bingungnya cara beli linknya gimana bos? maklum awam..

    ReplyDelete
  4. Suatu situs yang bagus padat dan relevan. Kami Tim Staff dan Manajemen CV Pointer Multimedia Indonesia sangat menghargai artikel dan situs ini.

    ReplyDelete
  5. kalau di forum2 ada ga mas...forum apa biasanya?

    ReplyDelete
  6. Sangat bagus artikelnya. Menambah wawasan tentang belajar bisnis online nih. Salam kenal mas elvin dari saya di jawa.

    ReplyDelete
  7. Gak Salah Lagi...
    Info nya Mantep Banget Gan :)
    Thanks Buat Agan Satu ini !!!

    ReplyDelete