Dasar-Dasar Jurus Link Building

Bicara soal link building memang nda ada pakem atau standar pasti yang berlaku. Kita nda bisa bilang jurus A lebih baik dari jurus B karena ilmu tentang SEO adalah sesuatu yang dinamis dan terlalu sering berubah-ubah. Tapi ada beberapa jurus dasar yang masih bisa diterapkan dari dulu sampai sekarang dan menurut saya masih relevan bahkan untuk bertahun-tahun ke depan. Apa saja mereka?


seo-link-building



1. Internal Links


Internal links adalah link yang menuju ke halaman lain dalam website yang sama. Ini tipe link yang paling gampang dan paling murah, ya iyalah kan dibuat sendiri dipake sendiri. Link internal perlu kita sematkan tiap kali kita posting karena bagus sekali untuk membantu robot-robot search engines untuk menemukan postingan-postingan baru di blog kita.


Tapi saking gampangnya link internal ini dibuat, orang-orang kadang pakenya malah berlebihan. Sebaiknya tetap menjaga relevansi antara kata kunci link dengan artikel/informasi yang dirujuk oleh link tersebut. Saran saya sih sekitar 3 sampai 5 link internal sudah cukup dalam satu postingan. Kalo nda mau repot, silakan pake plugin SEO Smart Links. Untuk lebih jelasnya tentang plugin ini silakan membaca artikel saya yang berjudul SEO Smart Links: Menyebar Internal Links Tanpa Pusings!


Nah, link di atas itu contoh penggunaan internal link. Simpel kan? Tapi jangan menggunakannya secara berlebihan karena bakal membingungkan pembaca. Dikit-dikit ke halaman sana, dikit-dikit ke halaman sini, bingung kan?



2. Submit ke Direktori


Situs-situs direktori itu bisa diibaratkan seperti database di internet yang memuat informasi mengenai situs-situs yang memasukkan data-datanya. Situs ini seringkali jadi primadona bagi pelaku SEO. Saya sendiri sudah capek dengan metode ini dan tidak lagi mengalokasikan waktu yang banyak untuk jurus ini.


Sebenarnya ini juga jurus link building yang kuno tapi masih tokcer. Tapi ada tapinya ya. Saya masih merasa jurus ini cuma bekerja secara maksimal dalam dua direktori saja: direktori Yahoo dan DMOZ. Selain kedua direktori di atas, menurut pengalaman saya pribadi, nda membawa efek signifikan terhadap backlink saya.


Tapi saya selalu menyarankan buat kamu-kamu yang punya waktu berlebih, melakukan submit ke direktori-direktori yang traffic-nya tinggi adalah hal bijak untuk dilakukan daripada nonton di Youtube atau download MP3.



4. Link yang Dibeli (Paid Link) atau Postingan yang Dibayar (Paid Post)


Kedua jurus ini bukan jurus gratisan. Malah bisa membikin kantong kamu bolong sebolong-bolongnya kalo nda tau bagaimana melakukannya dengan efisien.


Atau jangan-jangan kamu belum sempat membeli link tapi kantong sudah bolong duluan?


Itu mah beda. Kita nda bicara soal nasib di sini ya. Banyak-banyak berdoa sajalah...


Kembali ke soal paid link tadi. Ada kelebihan dan kekurangan dalam melakukan jurus ini. Keuntungannya ya jurus ini sangat bisa diandalkan untuk mencapai ranking yang baik di search engine. Tapi ingat, ada beberapa faktor yang perlu diperhatikan ketika kita membeli link. Apa saja itu? Baca di artikel saya yang berjudul Bagaimana Membeli Link yang Oke Buat SEO.


Kekurangannya juga ada beberapa. Selain bisa bikin kantong bolong, jurus ini juga pada dasarnya nda disukai oleh Mbah Google. Jadi ada resiko blog/situs kamu ditendang keluar dari search engine.


Tapi jangan lupa, orang sukses adalah orang yang selalu berani ambil resiko.


Sekarang kamu pasti bimbang... Hehehe



5. Situs Jejaring Sosial


Kalo yang ini mah nda ada matinya. Tinggal pasang link postingan di akun Twitter dan Facebook, beres deh! Bahkan salah seorang teman saya di Facebook (bukan blogger) cukup sering memposting link menuju situs berita di wall-nya. Ini menggambarkan betapa hal ini terlalu mudah untuk dilakukan.


Kelebihan dari jurus ini adalah kita bisa dapat direct traffic alias pengunjung langsung. Teman-teman kita yang penasaran dengan postingan kita di wall akan mengklik link yang menuju ke blog kita. Nah itulah yang namanya pengunjung langsung. Dan jumlahnya banyak.


Kekurangan metode ini adalah link yang dipasang di situs jejaring sosial kebanyakan (hampir semua) adalah link berjenis nofollow. Sayang sekali. Tapi kalo nda nofollow pasti spam makin merajalela.


Itulah beberapa jurus link building dasar yang bila kamu praktikan dengan benar dan penuh ketabahan maka bakal menaikkan ranking blog kamu di mesin pencari. Jangan lupa bahwa dalam melakukan teknik-teknik SEO kamu harus menjalankan satu langkah penting yang menurut saya adalah langkah paling penting dalam SEO. Apakah gerangan langkah terpenting dalam SEO itu? Silakan baca di tulisan saya yang judulnya Apa Elemen Paling Penting Dalam SEO?


Silakan dipraktikkan dengan baik, benar dan terukur. Sukses selalu dan tetaplah semangat!!!!

Share:

1 komentar